Tampilkan postingan dengan label religius. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label religius. Tampilkan semua postingan

Religius - Kemanakah Pandangan kita ketika Sholat???

Dalam surat Al - Mu'minun ayat 2 disebutkan bahwa ciri - ciri orang yang beriman adalah orang - orang yang khusyuk dalam sholatnya. Yang jadi pertanyaan besar adalah bagaimana supaya sholat kita khusyuk???Jangankan kita yang hanya orang biasa, para ulama dan kiai saja belum tentu bisa sholat dengan khusyuk.

Dalam beberapa kitab, diantaranya Safinatunnaja ( Safinah ), Sulammunnajat ( Sulam ), Bidayatul Hidayah dijelaskan bahwa disunatkan dalam sholat pandangan kita ditujukan ke tempat kita bersujud. Hal ini dimaksudkan membantu kita untuk membuat sholat kita menjadi lebih khusyuk.Dengan demikian kita tidak akan banyak berfikir yang bukan - bukan pada saat sholat.

Namun, tidak semua waktu sunat di atas berlaku. Ada kalanya justru kita disunatkan untuk memandang lurus ke depan. Ada dua keadaan yang tidak disunatkan untuk memandang ke tempat kita bersujud, yaitu pada saat kita Tahiyatul Awal dan saat kita sholat menghadap langsung Ka'bah. Pada kedua waktu itu kita di sunatkan untuk memandang lurus ke depan. Hal ini berdasarkan keterangan dari seorang guru dan kitab, hanya saja saya kebetulan lupa kitab apa. Namun, teman saya menyebutkan bahwa keterangan itu sepertinya ada di kitab Bidayatul Hidayah.

Mudah - mudahan sedikit ulasan ini dapat bermanfaat bagi kita semua, Amiin. Mohon maaf apabila ada keterangan yang salah ( mohon dibenarkan ). Kebenaran datangnya dari 4WI, kesalahan datangnya murni dari saya sendiri. Terima Kasih

Read Users' Comments (0)

Religius - Ada Apa Dengan Haid??

Semua orang mungkin udah tau tentang haid, tapi apakah kamu tau sholat yang mana aja yang mesti di qodo sesudah haid.? Untuk mengetahuinya mari kita perhatikan beberapa ilustrasi di bawah ini mudah – mudahan bisa dimengerti dan bermanfaat bagi semua. Amiin.

1.Sholat yang sudah dilaksanakan g perlu di qodo
Hari sabtu pukul 13.00 Aminah haid dan ia udah melaksanakan sholat dzuhur. Setelah satu minggu, haidnya habis pada jam 12.30 or jam 16.00, maka Aminah tidak perlu mengqodo sholat, ia bisa langsung sholat(dzuhur or ashar).

2.Sholat yang belum dilaksanakan sesudah habis haid perlu di qodo
Hari sabtu pukul 13.00 Aminah haid n kebetulan belum sholat dzuhur. Setelah satu minggu, haidnya habis pada pukul 12.30 atau 18.00, maka Aminah bias langsung mengerjakan sholat dzuhur atau maghrib kemudian mengqodo sholat dzuhur yang belum dikerjakan pada hari sabtu minggu kemarin, setelah mandi tentunya.

3.Shalat yang bisa di jama’ takhir perlu di qodo
Hari sabtu lagi Fatimah haid tepatnya pukul 12.30 ia sudah mengerjakan sholat dzuhur. Pada hari jum’at haidnya habis pukul 15.15 or 20.00. Maka Idah setelah melaksanakan sholat ashar or isya, ia harus mengqodo sholat dzuhur(bila haid habis pada waktu ashar) or maghrib(bila haid habis waktu isya).
Masih hari sabtu, Dina juga haid pukul 12.30 sedangkan ia belum sholat dzuhur. Setelah satu minggu haidnya habis pada jam 15.20 or 20.10, maka sholat yang perlu dikerjakan Dina setelah bersuci adalah sholat ashar/isya + sholat dzuhur/maghrib (yang sewaktu) + sholat dzuhur yang belum dikerjakan pada hari sabtu.

NB:
-Qodo adalah mengganti sholat karena sesuatu hal yang diperbolehkan oleh ajaran agama Islam

-Ket.ini berdasarkan imam As Safi’i

-Muslimah seharusnya mengetahuinya

-Muslim juga mesti tau, apa kamu rela istrimu nanti celaka karena tidak mengetahui hal ini

-Bila ada yang tidak dimengerti bisa ditanyakan langsung or langsung menghubungi

-Hal ini disadur dari teman saya N’droe

Read Users' Comments (0)